LOGIN DISINI CS: | Buku Tamu | Kontak
HP. 081 316 240 204 - (0265) 2353564 | Email. cs(at)batararayamedia.com

Cari Judul:


Kategori :    


Kurikulum 2013 Mapel IPA dan IPS Dihilangkan
       Ditulis pada hari Sabtu, 22 Desember 2012 | 20:46 WIB

SURABAYA (EKSPOSnews): Rencana pemerintah mengurangi beban belajar siswa sekolah dasar, SMP dan SMA segera dimulai pada 2013. Pemerintah memastikan akan meniadakan mata pelajaran (mapel) IPA dan IPS dalam perubahan kurikulum 2013.

Kedua mapel tersebut dijadikan sebagai materi tematik pada pelajaran-pelajaran lain. "Penerapan ini dilakukan secara bertahap. Pada 2015 akan diterapkan semua," kata Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim Harun,kemarin. Pengurangan mapel dimulai dari jenjang SD. Jumlah mapel yang semula 10 mapel, diubah menjadi enam mapel. Antara lain, Matematika, Bahasa Indonesia,Agama,Pendidikan Jasmani, Pendidikan Pancasila dan Kewargane-garaan, dan Kesenian.

Pada jenjang SMP, dari 12 mapel menjadi 10 mapel yakni,Pendidikan Agama, Pancasila dan Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, IPS, Inggris,Seni Budaya dan Muatan Lokal,Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, dan Prakarya. "Untuk 2013, uji coba penerapan materi ini akan dilakukan pada SD kelas 1 dan 4," jelas Harun.

Menurut dia,uji coba selanjutnya akan dilakukan 2014. Kali ini, uji coba dilakukan untuk kelas 1, 2, 4, dan 5. Uji coba ini berlanjut pada 2015. Pada tahun ini,semua kelas SD diwajibkan menerapkan kurikulum baru yang terus digodok. Untuk jenjang SMP, uji coba 2013 dimulai pada kelas 7 dan kelas 8 untuk 2014. Pada 2015, semua jenjang akan melaksanakan program ini. "SMA atau SMK untuk kelas 10 juga dilakukan uji coba perubahan kurikulum, tetapi fokusnya ke SD dan SMP," ujarnya.

Meski mengurangi mapel, tapi Dindik justru menambah jam belajar. Untuk SD misalnya, penambahan jam belajar SD kelas 1 sebanyak empat jam, dari 26 jam per pekan menjadi 30 jam.Setiap jenjang kelas mendapat tambahan jam belajar sekitar empat jam. Pakar Pendidikan Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya Suroso mengatakan, perubahan kurikulum yang dilakukan pemerintah terke-san tergesa-gesa. Padahal, secara garis besar kurikulum yang ada masih layak. ”Harusnya perubahan kurikulum yang dilakukan berdasar kemauan masyarakat,” katanya.

Menurut dia, jika perubahan karena berlandaskan emosional, maka hasilnya tidak akan maksimal.Kurikulum bisa menjadi bias di tengah-tengah masyarakat.”Perubahan harus berdasar mempersiapkan karakter anak, bukan kepentingan sesaat. Terpenting, jangan emosional!,”ungkapnya.

Pakar Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surabaya, Zainuddin Maliki menyambut baik uji coba kurikulum baru ini. Hal tersebut bisa memperdalam pengetahuan siswa." Materi atau mapel akan jauh lebih sedikit, karena ada pengurangan jumlah mapel.Tapi pembahasan dan pembelajarannya jauh lebih mendalam. Ini sangat positif sekali,” ungkapnya. (sindo)



Kategori : Informasi | Penulis : Administrator | Artikel ini telah dibaca 20779 kali

Kembali ke Artikel

Baca Juga Artikel dibawah ini :



Jejak-jejak komentar visitor yang menyimak artikel ini (Total : 36 komentar)

@ raja : Senin, 24 Desember 2012 | 01:13 WIB | Kontak : rajaobat@gmail.com
foto Wuufff...keblinger...wong ada IPA saja IPTEK tak berkembang,,,ehm....lingkungan alam ancur..apalagi dihilangkan IPA..udahlah negara indonesia akan menjadi negara budak asing...bodoh !!

@ indri etikawati : Selasa, 25 Desember 2012 | 10:41 WIB | Kontak : wetika78@yahoo.com
foto setiap perubahan tentu berharap adanya perbaikan yang maksimal , maka seyogyanya bila arahan perubahan kurikulum dipertimbangkan dengan waktu yang matang,mertimbangkan aspek-aspek pendidikan,karakter anak sesuai kompetensi daerah masing-masing, dan tentunya perlu koordinasi kerja sama yang baik dari beberapa pihak terkaitdan .

@ novi dwi sasmita : Selasa, 1 Januari 2013 | 13:50 WIB | Kontak :
foto wah.... apa jadi nya mapel ipa dihilangkan. pasti akan kacau nantinya. pemerintah harus lebih mempertimbangkan lagi tentunya, karena kita melihat indonesia ini iptek nya masih rendah .

@ andes : Senin, 7 Januari 2013 | 20:01 WIB | Kontak : tamuh.andes@gmail.com
foto ahh,mestiya pihak-pihak yang terkait dengan pengayaan, perbaikan bahkan perubahan kurikulum, JANGAN HANYA MENOMOR SATUKAN POINT PRESTASI KERJA dengan 'menciptakan kurikulum baru'. Gali potensi anak bangsa, siapkan kurikulum handal untuk jalan-jalan mereka menuju prestasi dan kemajuan serta keluhuran karakter dengan IQ 'joss!'. DAN JANGAN LUPA DENGAN 'KEMAMPUAN EKONOMI ANAK-ANAK BANGSA' YANG MASIH DIBAWAH U EM ER (UMR)

@ mirdan yoga permadi : Rabu, 9 Januari 2013 | 21:41 WIB | Kontak : lucita.mirani@yahoo.com
foto bagaimana nasib kami sbgai guru ips?

@ minggus asa : Jumat, 11 Januari 2013 | 15:49 WIB | Kontak : 082145791617
foto pendidikan di indonesia ini membingungkan,kurikulum ktsp sj blm mengerti btl tp sdh di ganti lg.pendidikan di indonesia ini mau di bawa kemana

@ alfian : Selasa, 15 Januari 2013 | 21:11 WIB | Kontak : coolfian38@yahoo.com
foto siapa sih yang tidak ingin berkembang dan memiliki negara yang maju, tapi kalau terus begini maka sistem pendidikan akan terus mulai dari no, karena belum keliatan buah suatu pohon sudah ditebang dan diganti dengan pohon baru lagi, kapan majunya? yang ada hanya negara yang senang berubah

@ Toto : Minggu, 20 Januari 2013 | 16:11 WIB | Kontak : Putranagaraherang@gmail.com
foto Sebagus apapun itu KURIKULUM andai kompetensi pematerinya jalan ditempat sepertinya "HASILnya" akan sama saja!!!

@ erwan wibowo : Sabtu, 2 Februari 2013 | 09:12 WIB | Kontak : 085328234011
foto masyarakat indonesia itu cuma korban uji coba peraturan pemerintah,teknologi dihilangkan, sudah minim otaknya minim pula kemampuan teknologinya jadi siap siap kalau dijajah bawa bambu runcing saja....???. atau jadi samin

@ zeps : Rabu, 6 Februari 2013 | 23:01 WIB | Kontak : antonzeps@gmail.com
foto uji coba terus, kapan mahirnya??? ide bagus tapi gak sesuai dengan yang ada dilapangan. lieur ah, kumaha nu dibarendo we lah..

@ MUHAMAD DAMSIKI : Jumat, 8 Februari 2013 | 22:43 WIB | Kontak : 081347423796, m4damsiki@gmail.com
foto Kalao IPA,IPS di hilangkan sama aja menghilangkan lapangan pekerjaan GURU & Dosen IPA,IPS yg sdh berSertifikasi. Terus akan dikemanakan Ratusan Ribu Mahasiswa jurusan IPA,IPS. kalao tidak ada Lapangan pekerjaannya. Kasihanilah aku Pak Mentri, anak cucu akan menangis, bahkan orang tua ikut bersedih

@ Esha Mashhta Septi Hawa : Kamis, 14 Februari 2013 | 20:46 WIB | Kontak : Ajha.esha@yahoo.co.id
foto apa ? matpel IPA dihilangkan ? difikir" dlu laaah !

@ ija : Jumat, 15 Februari 2013 | 15:27 WIB | Kontak : loveija@yahoo.co.id
foto aq sebagai pendidik merasa kebingungan mengikuti aturan pendidikan yang berubah2, sebener nya mau bagaimana toh pendidikan qt dibawa???? mohon lebih lbh bijak lg

@ yane : Senin, 18 Februari 2013 | 19:09 WIB | Kontak : afifnuhud@yahoo.com
foto biasalah...ganti menteri ganti kurikulum...biar dibilang ada kerjanya mendikbud....ide semuanya ini adalah proyek besar yg mengiurkan dan jd korban anak2 bangsa....mau dibawa kemana negeri ini....

@ NOPUS : Rabu, 20 Februari 2013 | 22:31 WIB | Kontak : 087XXXXXX
foto MASA IPA+IPS DIHILANGKAN YANG BETUL SAJA,KITA HIDUP DI ALAM+SOSIal..tapi anak cucu kita tidak diajarkan ilmunya....pemerintah macam apa?tolong dipikirkan baik-baik,akan banyak guru Ipa+ips banyak yang ngagnggur pak, universitas sains pada tutup.....hmmmm

@ veronica : Minggu, 24 Februari 2013 | 21:50 WIB | Kontak : veronicaayu70@gmail.com
foto hapus aja kurikulum yg lama SEMUANYA SEKALIAN pak menteri...!!!

@ si kanciang : Senin, 25 Februari 2013 | 15:43 WIB | Kontak :
foto pra un memusing kan

@ dhany : Senin, 25 Februari 2013 | 23:25 WIB | Kontak : konfiyus@gmail.com
foto klo IPA & IPS gk ada,, yah mendingan anak suruh main2 aja d sekolahan.... " Lhah pelajaran penting kok malah di hilangkan..." mungkin menteri pendidikannya, dulu wktu sekolah tdk suka pelajaran IPA & IPS ya..????

@ Sang pencerah : Sabtu, 16 Maret 2013 | 18:03 WIB | Kontak : 085740713688
foto Pak mentri, bagaimana nasib guru IPA dan IPS di SMK nanti? Mereka akan kehilangan pekerjaan dan anak2 didik menjadi minim ilmu alam dan sosial, padahal fenomena alam dan sosial semakin rusak. Banjir, kerusuhan.

@ kyut : Senin, 25 Maret 2013 | 09:32 WIB | Kontak : 085784458***
foto sebaiknya jangan dihapus tapi, dikuragi saja

@ Diana : Kamis, 4 April 2013 | 00:07 WIB | Kontak :
foto Ada2 saja....^^ Pendidikan diindonesia hanya untuk uji coba kasian anak2 yg menjadi korban bahan uji coba na!! Pak tlg dipikirkan lg ya..... Berpikir lah untuk rakyat bkn untuk kepentingan pribadi atau golongan....

@ Jadul : Kamis, 4 April 2013 | 23:23 WIB | Kontak : 081361601938
foto Semua jangan bingung IPA + IPS di hapuskan, jangan takut. karena program pemerintah itu mantap, dan mungkin sebentar lagi Presiden, MPR, DPR semua dihapuskan. Karena sudah tidak ada lagi ketoleransian di dalam masyarakat. bravo bapak menteri yang sudah meniadakan Mapel IPA + IPS karena anda salah seorang yang membuat pengangguran di INDONESIA SEMAKIN BANYAK

@ Pencari Keadilan : Kamis, 4 April 2013 | 23:28 WIB | Kontak : 081361601938
foto BRAVO Bpk MENTERI yang telah meniadakan Mapel IPA + IPS, karna ANDA salah seorang yang membuat PENGANGGURAN bertambah di Indonesia. Krna Perguruan Tinggi jurusan IPA + IPS pasti hilang peredaran, guru IPA + IPS yg honor pasti di PHKKK. LANJUTKAN BAPAK MENTERI, semoga anda menjadi PUAS.

@ @ ayuaprildiva : Jumat, 12 April 2013 | 19:57 WIB | Kontak : ayuaprildiva@yahoo.com
foto seharusnya ipa dan ips jgn dihilangkan karna itu mapel kesukaan saya .b.inggris saja dihilangkan karna org indonesia lupa dgn bhs sendiri

@ guru ipa : Senin, 22 April 2013 | 19:12 WIB | Kontak :
foto ipa n ips dihilangkan????????? kemanakah jln pikiran bapak menteri? blusukan ke bawah dulu kalau mau memutuskan sesuatu jd tidk asal mengambil keputusan, ada berapa juta guru ipa dan ips di indonesia ini?????....

@ Thie : Rabu, 24 April 2013 | 14:41 WIB | Kontak : Lovers.thie@yahoo.co.id
foto Kalau IPA & IPS dihlangkan,nanti kalo masuk SMA mau ambil jrusan apa. Jrusan Bahasa saja tdk ada.

@ hervina : Sabtu, 27 April 2013 | 08:21 WIB | Kontak : raviaafifah@yahoo.com
foto Gila bener.....dunia pendidikan macam apa nantinya? Kalu ilmu tentang alam dan sekitarnya dihilangkan.....mantab bener pengetahuan m. Nuh,

@ AKTIFIS MAPEL IPA : Minggu, 28 April 2013 | 21:28 WIB | Kontak : harionogalung@gmail.com
foto mungkin pak mentri waktu sekolah benci mapel ipa ips karna dia tak bisa mengikuti pelajaran makanya di hapusss

@ budiyanto : Rabu, 15 Mei 2013 | 08:21 WIB | Kontak : 08122062417
foto Buat apa kurikulum ganti-ganti terus apa menjamin anak bangsa kita berhasil, jaman sekarang mendidik pemerintah jujur aja biar ditiru ama anak buah sampai ke siswa...... selama tidak jujur indonesia akan hancur....

@ Fransiska M Moa : Minggu, 19 Mei 2013 | 16:36 WIB | Kontak : 082399194158
foto GILA BANGETTT!!! masa mapel paling PENTING itu mau dihilangkan.. berarti PENDIDIKAN DI INDONESIA MENJADI TDK BERMUTU!! Negara akan HANCURR SEHANCUR HANCURNYAAAA... DEMIIIII tuuuuhhhhaaaaannnnn!!!!!!!'Arya wiguna.

@ wahyuni : Sabtu, 17 Agustus 2013 | 21:38 WIB | Kontak : 089693545405
foto sebagai salah satu guru IPA saya merasakan penting banget pelajaran tersebut karena mengingatkan anak-anak akan pentingnya menjaga lingkungan. Kalau dihapuskan mereka jadi tidak cinta lingkungan yang menjadi tempat manusia hidup, bahaya lho...

@ yulia : Selasa, 20 Agustus 2013 | 21:47 WIB | Kontak : l.yuliia@yahoo.com
foto kenapa waktu taunku menjadi percobaan . :'(

@ iwan sanjaya : Selasa, 3 Sepember 2013 | 08:16 WIB | Kontak : 0896758992654
foto orang indonesia tak boleh adda yg berbohong

@ kannara : Selasa, 24 Sepember 2013 | 09:08 WIB | Kontak : rdwihapsari@yahoo.co.id
foto bagaimana penerapan materinya... terus nasib gurunya gimana??

@ rasid : Jumat, 20 Desember 2013 | 06:32 WIB | Kontak : al.arobi@yahoo.co.id
foto engga setuju kalau IPA IPS di tiadakan, sudah terbukti banyak putra-putri terbaik bangsa tercetak dari bidang IPA IPS,

@ alifia nabila : Minggu, 5 Januari 2014 | 23:01 WIB | Kontak : alifianabila04@gmail.com
foto menurut saya sebagai siswa, kurikulum 2013 ini agak mempersulit siswa yang pasif. kurikulum ini akan berjalan baik bila untuk siswa yang aktif saja. memang kita harus dituntut aktif, tetapi cara ini malah MEMALASKAN siswa pasif. karena tidak sesuai dengan cara belajar mereka. IPA dan IPS sebaiknya jangan dihilangkan. karena itu sangat mempengaruhi kemajuan bangsa. tetapi pelajaran akhlak harus mengimbangi :)



* Silahkan berikan komentar anda seputar artikel yang kami sajikan di atas.

Nama Lengkap :

Kontak (No.HP, Email atau URL) :

Komentar (max. 250 karakter) :


Masukkan Jumlah :

 


 



   
   


Info Kontak
Alamat :
Komplek Perumahan Batara Indah Blok T No.8 Kota Tasikmalaya

HP : Telpon / SMS
081 316 240 204 - (0265) 2353564

Jam Layanan:
Senin - Sabtu : 08.00 WIB - 20.00 WIB | Minggu/ Libur: Tutup



Keyword Banyak Dicari :

menentukan kkm ipa smp, peraturan pemerintah tentang pembuatan website, betara raya media, pertanyaan untuk wawancara kapada kepala sekolah, cerita liburan menggunakan bahasa inggris, cara merakit mesin dtg, rpp pak smp kls 8, suara media sejahtera, batara raya media cari, contoh pendahuluan laporan beasiswa kurang mampu, website batara, jasa buat website, contoh anjab guru.doc, harga pembuatan website, buat web sekolah, laporan rehabilitasi gedung sekolah, rkm usia 3 4 tahun, penelitian tindakan kelas penjasorkes sma, puisi menjelang un, kegiatan mos tk, visi dan misi masuk ke sman 15 palembang, example rpp bahasa inggris for elementary school, pendahuluan makalah teknologi informasi, download lks mm kelas 8, visi siswa memasuki sekolah baru, Website Sekolah, Pembuatan website Sekolah, jasa pembuatan web, Seputar Harga,Yamaha R25 & R15,Yamaha Vixion jasa pembuatan web Sekolah, prediksi soal cpns 2013 Gratisan



Persyaratan Untuk Web Sekolah

• Domain yang digunakan adalah .SCH.ID,
• Surat Permohonan Kepala Sekolah : Download
• Surat Kuasa dari Kepala Sekolah : Download
• Scan KTP Kepala Sekolah

• Kirim via Email

 


Artikel Terbaru :

Artikel Sering Dibaca :


    DEMO SAMPLE:
    WEB PROFIL SEKOLAH
    « KLIK DISINI »


    QR-Code Batara Raya Media :